KUNINGAN – SMP Negeri 2 Kuningan menghadirkan inovasi dalam pembentukan karakter peserta didik melalui Budaya Sapta Performa (7S) dengan menambahkan nilai Sinergi dan Saling Mendoakan. Program tersebut mulai diterapkan kepada 418 peserta didik baru pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kepala SMPN 2 Kuningan, Dr. Ariyanto, S.Pd., M.Pd., mengatakan inovasi ini bertujuan membangun karakter positif sejak hari pertama siswa memasuki lingkungan sekolah.
Selama lima hari pelaksanaan MPLS Ramah, para siswa diperkenalkan dengan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, kurikulum, tata tertib, hingga berbagai program unggulan SMPN 2 Kuningan. Selain itu, sekolah juga menghadirkan narasumber dari BPBD Kabupaten Kuningan untuk memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana sebagai bekal kesiapsiagaan peserta didik dalam menghadapi berbagai situasi.
Menurut Dr. Ariyanto, dari lebih dari 463 pendaftar, SMPN 2 Kuningan tahun ini menerima 418 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar sesuai ketentuan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ia berharap melalui penerapan Budaya 7S, seluruh peserta didik tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, peduli, dan mampu membangun kebersamaan di lingkungan sekolah.













