KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan mendorong percepatan Program 3 Juta Rumah yang digagas pemerintah pusat untuk memperluas akses hunian layak bagi Aparatur Sipil Negara dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Sekretaris Daerah Kuningan U. Kusmana mengatakan, keberhasilan program sangat bergantung pada kesiapan pemerintah daerah, terutama validasi data calon penerima, kepastian tata ruang, kemudahan perizinan, serta sinergi dengan perbankan dan pengembang.
Dalam sosialisasi program, turut diperkenalkan Perumahan Graha Kuningan I yang menawarkan rumah tipe 36 dengan harga sekitar 166 juta rupiah, bebas BPHTB, serta uang muka atau DP nol persen dengan cicilan mulai sekitar 900 ribu rupiah per bulan. Rencana lokasi pembangunan berada di wilayah Luragung dan Cidahu. Untuk ASN, program ini diprioritaskan bagi pegawai golongan rendah, PPPK, serta staf non-ASN yang tercatat belum memiliki rumah pertama.
Kepala Disperkimtan Kabupaten Kuningan Deni Hamdani mengatakan, dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah juga telah memberikan dampak konkret bagi Kuningan. Kabupaten Kuningan mendapat tambahan alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau BSPS sebanyak 250 unit bedah rumah dengan nilai total mencapai 5 miliar rupiah. Pemerintah daerah berharap sinergi dengan perbankan, pengembang dan berbagai perangkat daerah dapat memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman dan sehat












