Kebakaran lahan di kawasan Blok Cileutik kembali membesar setelah sebelumnya sempat berhasil dikondisikan. Tiupan angin kencang membuat api bergerak cepat dan menyulitkan tim gabungan dalam melakukan pemadaman serta lokalisasi. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, mengatakan penanganan dilakukan bersama TNI, Polri, Taman Nasional Gunung Ciremai, Masyarakat Peduli Api, Manggala Agni, Damkar dan relawan.
Api kembali muncul di bagian atas kawasan Cileutik dan kemudian dilaporkan melompat melalui Jalur Maling hingga kawasan Batu Bodas. Tim melakukan penyekatan untuk mencegah api bergerak menuju Blok Cimaung dan wilayah Desa Singkup. BPBD juga mengantisipasi kemungkinan api meluas ke Cibuntu, Seda hingga Setianegara, serta mencegah kebakaran menyeberang ke Karang Dinding yang dapat membuka jalur penyebaran menuju kawasan Seribu Bintang dan Gunung Dulang.
Kondisi medan yang curam dan operasi yang berlangsung cukup lama membuat personel mulai mengalami kelelahan. BPBD menyebut tambahan personel dan kendaraan multiguna diperlukan untuk memperkuat penanganan, sementara pemantauan titik api juga dilakukan menggunakan drone milik TNGC. Hingga penanganan berlangsung, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam proses penyelidikan.













