Beranda / Artikel Islam / Menjaga Keikhlasan dalam Beramal

Menjaga Keikhlasan dalam Beramal

Buya Yahya menjelaskan bahwa riya bukan sekadar melakukan kebaikan di hadapan orang lain, tetapi merupakan persoalan hati dan hubungan pribadi seseorang dengan Allah Swt. Karena itu, amal yang dilakukan di depan orang lain tidak otomatis disebut riya, selama niatnya tetap karena Allah.

Melakukan amal di hadapan orang lain diperbolehkan apabila tujuannya untuk memberikan contoh atau edukasi agar orang lain terdorong melakukan kebaikan. Ketika mendapat pujian, seseorang juga perlu memperhatikan kondisi hatinya. Ketidaknyamanan saat dipuji bisa menjadi salah satu tanda adanya keikhlasan yang tersembunyi dalam diri seseorang.

Untuk menjaga hati dari riya, terutama ketika bersedekah secara terang-terangan demi memberi contoh, Buya Yahya menyarankan agar diimbangi dengan sedekah secara sembunyi-sembunyi dengan nilai yang lebih besar. Dengan demikian, seseorang tetap dapat memberikan teladan sekaligus berusaha menjaga keikhlasan amalnya di hadapan Allah Swt.

Sumber: Channel YouTube Buya Yahya