Beranda / Informasi / Budidaya Azolla Perlu Panen Rutin agar Tetap Produktif dan Berkualitas

Budidaya Azolla Perlu Panen Rutin agar Tetap Produktif dan Berkualitas

Azolla menjadi salah satu tanaman pakan ternak yang mudah dibudidayakan dengan perawatan relatif sederhana. Perawatan utamanya hanya berupa penambahan pupuk sekitar sebulan sekali. Untuk mempercepat pertumbuhan, petani dapat menyemprotkan pupuk organik cair (POC) secara berkala sehingga pertumbuhan azolla menjadi lebih optimal.

Dalam budidayanya, azolla sebaiknya dipanen setiap hari setelah kolam berumur sekitar 7–10 hari sejak penebaran bibit. Panen rutin penting dilakukan agar permukaan kolam tidak terlalu padat. Jika dibiarkan menumpuk, azolla di bagian bawah tidak mendapatkan sinar matahari sehingga akan membusuk dan mati. Saat panen, disarankan hanya mengambil maksimal sepertiga dari total luasan kolam dan menyisakan dua pertiga sebagai bibit untuk pertumbuhan berikutnya. Pada kolam berukuran 2 x 5 meter, produksi azolla dapat mencapai sekitar satu kilogram per hari.

Azolla yang dipanen untuk pakan ternak sebaiknya ditiriskan terlebih dahulu sebelum diberikan. Jika produksi berlebih, azolla dapat disimpan di tempat teduh hingga sekitar tujuh hari atau difermentasi agar lebih awet. Proses fermentasi dilakukan dengan mencampurkan azolla yang sudah ditiriskan dengan dedak sekitar 20–30 persen, kemudian ditambah EM4 dan tetes tebu. Campuran tersebut disimpan dalam wadah atau tong yang tertutup rapat sehingga dapat bertahan hingga satu bulan dan siap digunakan sebagai pakan ternak