BULAN MUHARRAM & MENYANTUNI ANAK YATIM
Majelis Al Bahjah Kuningan Bersama Buya Yahya | Masjid Syiarul Islam Kuningan
Ringkasan Tausiyah :
Husnudzan kepada Allah bahwa saat ini kita dicintai oleh Allah Swt karena dipilih untuk hadir di acara mulia, biasanya orang yang di undang oleh Allah Swt adalah orang mulia.
Saat ini kita berada di bulan mulia yaitu bulan Muharram, salah satu amalan dibulan muharram adalah berpuasa, dalam hadits disebutkan bahwa sebaik-baik puasa setelah bulan ramadhan adalah puasa di bulan muharram.
Ada puasa yang keutamaannya menghapuskan dosa setahun yang lalu yaitu puasa Asyuro tanggal 10 Muharram, catatannya dosa tersebut adalah dosa-dosa kecil. Dianjurkan juga berpuasa sehari sebelumnya atau sehari setelahnya agar berbeda dengan orang yahudi.
Membiasakan diri untuk berbeda dengan orang diluar islam itu penting. Termasuk kita selaku seorang muslim agar mengenal, menghafal, membiasakan dengan bulan hijriyah.
Hari anak yatim bukan hanya tanggal 10 muharram saja, kita dianjurkan untuk senantiasa menyantuni anak yatim. Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan orang yang memelihara anak yatim akan berada di surga seperti ini,” sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah yang dirapatkan (HR. Bukhari).
Janganlah kita dzalim kepada anak yatim, janganlah kita mengambil hartanya anak yatim melalui lembaga-lembaga panti asuhan misalnya atau bisa jadi ibunya yang mengambil hartanya anak yatim.
Jika ingin memberikan santunan kepada anak yatim maka permudah, selanjutnya mari kita peduli untuk menyantuni anak yatim khususnya anak yatim disekitar kita, hal itu bisa menjadi sebab lancarnya rizki serta lembutnya hati.
Diantara yang termasuk anak yatim adalah anak yang lahir hasil perzinaan atau hamil diluar nikah. (admin)










