Nasihat Diri #42
“Jadilah orang yang mempengaruhi dalam berbuat baik, jangan terpengaruh berbuat buruk dan jangan mempengaruhi keburukan.”
Dalam kehidupan sehari-hari, kita akan selalu berada di tengah berbagai pengaruh—baik dari lingkungan, teman, maupun media. Namun, orang yang kuat imannya tidak mudah terbawa arus. Ia justru menjadi teladan yang mampu membawa perubahan positif di sekitarnya. Menjadi pribadi yang mempengaruhi dalam kebaikan berarti memiliki pendirian yang teguh, berani berkata benar meski berbeda, dan selalu mengajak kepada hal yang bermanfaat.

Jangan sampai kita terjebak menjadi pengikut keburukan hanya karena ingin diterima atau dianggap sama dengan orang lain. Lebih berharga menjadi sedikit tetapi membawa cahaya, daripada banyak namun tenggelam dalam kegelapan. Jadikan kebaikan sebagai pengaruh yang menular — karena satu perbuatan baik yang tulus, bisa menjadi sebab lahirnya banyak kebaikan lainnya.
