Pak Bayu BSM: Nutrisi Fermentasi dari Ikan Bantu Ayam Kampung Bertelur Lagi
Permasalahan ayam kampung yang enggan bertelur masih menjadi keluhan umum di kalangan peternak skala kecil. Menurut Pak Bayu, pendiri komunitas BSM (Bayu Sehat Mandiri), penyebab utama kondisi ini adalah stres, yang timbul akibat perubahan cuaca, perpindahan kandang, atau kekurangan nutrisi penting dalam pakan. “Stres membuat hormon reproduksi ayam terganggu. Tanpa penanganan, ayam bisa lama tidak bertelur,” jelasnya.
Sebagai solusi, BSM memperkenalkan pakan tambahan hasil fermentasi dari bahan hewani seperti kepiting, lele, ikan mas, dan patin merupakan jenis hewan yang dikenal memiliki kemampuan reproduksi tinggi. Bahan-bahan ini dicacah lalu difermentasi bersama air kelapa dalam wadah tertutup selama 14 hari secara anaerob, tanpa udara. Air kelapa berperan sebagai media fermentasi alami karena kaya elektrolit dan mineral.
Setelah 14 hari, hasil fermentasi ini dapat dicampurkan ke dalam pakan ayam kampung sebagai suplemen alami. “Nutrisi ini mampu memperbaiki sistem reproduksi ayam, menambah nafsu makan, dan menekan stres,” ujar Pak Bayu. Cara ini sudah banyak diterapkan oleh anggota BSM di berbagai daerah dan terbukti mampu mengembalikan produktivitas ayam kampung secara signifikan tanpa mengandalkan pakan pabrikan.
