Nasihat Diri #54
“Menegakan syari’at dirumah tangga tidak akan mengurangi kebahagiaan tapi akan menambah serta mengekalkan kebahagiaan.”

Dalam sebuah rumah tangga, kebahagiaan bukan hanya hadir dari senda gurau, canda ringan, atau materi yang tercukupi. Kebahagiaan yang sejati lahir dari ketaatan, dari komitmen untuk menghadirkan nilai-nilai syari’at dalam setiap langkah hidup. Ketika suami dan istri saling mengingatkan dalam kebaikan, saling menjaga hak dan kewajiban, serta menempatkan Allah sebagai pusat keputusan, rumah itu dipenuhi ketenangan yang tidak bisa digantikan oleh apa pun. Menegakkan syari’at bukan beban, tetapi rahmat. Ia bukan sekat, tetapi pelita yang menjaga agar kasih sayang tidak padam oleh ego dan hawa nafsu. Di sanalah kebahagiaan bukan hanya datang, tetapi tinggal selamanya.
