Buya Yahya mengingatkan umat Islam agar senantiasa menjaga lisan dan menjauhi perilaku ghibah atau menggunjing keburukan orang lain. Di tengah maraknya fitnah dan adu domba di masyarakat, umat Islam diimbau tidak mudah terpancing oleh perkataan yang dapat memicu permusuhan. Sebaliknya, setiap Muslim hendaknya menjadi penebar kedamaian serta tidak menyebarkan informasi atau konten yang berpotensi menimbulkan perpecahan.
Buya Yahya juga berpesan agar umat Islam menjauhi perkumpulan yang sering membicarakan keburukan orang lain. Jika dalam suatu majelis mulai muncul pembicaraan yang mengarah pada ghibah, sebaiknya meninggalkan tempat tersebut demi menjaga hati dan menghindari dosa. Ketika mengetahui kesalahan orang lain, ia mengajak umat untuk mendoakan agar orang tersebut mendapatkan hidayah dan ampunan Allah SWT, bukan justru menggunjing atau mencela kekurangannya.
Lebih lanjut, Buya Yahya mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki kesalahan sehingga tidak sepatutnya seseorang mudah memusuhi orang lain karena kekurangannya. Jika setiap orang yang berbuat salah dijadikan musuh, seseorang akan kesulitan menjalin persahabatan. Karena itu, umat Islam hendaknya lebih fokus memperbaiki diri, menjaga kelembutan dalam bersikap, serta membangun suasana damai dalam kehidupan bermasyarakat, baik di lingkungan organisasi maupun dalam hubungan sosial yang lebih luas.
Sumber: Channel YouTube Buya Yahya











