Beternak kelinci menjadi salah satu peluang usaha yang dapat dijalankan sebagai pekerjaan sampingan. Owner Dinaraya Rabbit Farm, Waris Sandi, mengatakan meski memelihara ratusan ekor kelinci, perawatan hariannya tidak memerlukan waktu yang lama. Setiap pagi, ia memulai aktivitas dengan memeriksa kondisi kesehatan ternak, memastikan seluruh kelinci mau makan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian pakan dan minum.
Setelah itu, kandang dibersihkan dengan sistem conveyor yang memudahkan pengumpulan kotoran dan urin sehingga kebersihan kandang tetap terjaga. Seluruh aktivitas tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua jam setiap hari. Sore harinya, pemeriksaan kembali dilakukan untuk memantau kesehatan kelinci, mengecek indukan yang telah dikawinkan, serta melakukan proses perkawinan pada indukan yang sedang birahi.
Menurut Waris, penggunaan sistem kandang modern membuat beternak kelinci menjadi lebih praktis, efisien, dan tidak menyita banyak waktu. Dengan manajemen pemeliharaan yang baik serta pemantauan kesehatan secara rutin, usaha ternak kelinci dinilai memiliki prospek yang menjanjikan dan cocok dijadikan sumber penghasilan tambahan.












