Beranda / Informasi / 1.730 Bencana Terjadi di Indonesia, 115 Ribu Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

1.730 Bencana Terjadi di Indonesia, 115 Ribu Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat sebanyak 1.730 kejadian bencana terjadi di Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Bencana tersebut meliputi gempa bumi, erupsi gunung api, kebakaran hutan dan lahan, banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, hingga kekeringan. Bencana hidrometeorologi menjadi jenis bencana yang paling banyak terjadi.

Dari rangkaian bencana tersebut, sebanyak 111.533 rumah warga mengalami kerusakan, terdiri dari 29.143 rumah rusak berat, 24.521 rusak sedang, dan 57.869 rusak ringan. Selain rumah warga, sejumlah fasilitas publik juga terdampak, di antaranya 2.361 satuan pendidikan, 867 rumah ibadah, 230 fasilitas kesehatan, 751 kantor, serta 92 jembatan. BNPB menyebut seluruh 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota berada dalam kondisi kerawanan bencana tingkat sedang hingga tinggi.

BNPB terus menyiapkan dukungan anggaran untuk penanganan darurat serta rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana. Pemerintah dan masyarakat juga diharapkan terus memperkuat upaya mitigasi agar risiko korban maupun kerugian akibat bencana dapat ditekan