KUNINGAN – Sebanyak 140 peserta dari 94 Madrasah Ibtidaiyah (MI) negeri dan swasta mengikuti Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar di Aula Permata, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini merupakan program Kelompok Kerja Madrasah (KKM) tingkat kecamatan sebagai persiapan menghadapi Tahun Ajaran 2026/2027. Workshop diikuti oleh kepala madrasah, guru, dan operator guna meningkatkan pemahaman dalam mengimplementasikan kurikulum baru di lingkungan madrasah.
Sekretaris panitia, Nurdin, S.Pd.I., didampingi Syaiful Karim, A.M.Pd., serta Kepala MI PUI, Otong, menjelaskan bahwa workshop mencakup penyusunan Dokumen I kurikulum, penetapan muatan lokal (mulok), penyusunan modul ajar bagi madrasah yang telah siap, hingga pengenalan pembelajaran coding. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman tentang Kurikulum Berbasis Cinta yang menekankan pembelajaran yang bermakna, humanis, dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh materi yang diperoleh dapat diimplementasikan di madrasah masing-masing sebelum dimulainya proses belajar mengajar secara efektif pada Tahun Ajaran 2026/2027. Dengan sinergi antara guru, kepala madrasah, pengawas, dan Kementerian Agama, kualitas pendidikan madrasah diharapkan terus meningkat sehingga mampu menjadi lembaga pendidikan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.













