Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengancam akan memecat pegawai Kementerian Pertanian yang terbukti terlibat dalam praktik pengoplosan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, atau SPHP. Ia juga meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan keterlibatan pihak internal, termasuk dari Kementerian Pertanian dan Perum Bulog.
Amran menilai, penindakan terhadap pelaku pengoplosan dapat membantu menekan harga beras yang dijual di atas ketentuan. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada pegawai yang terbukti terlibat. “Kalau ada dari Kementerian Pertanian, Bulog ikut, saya pastikan saya pecat,” tegas Amran.
Ia menyebutkan, aturan pembelian beras SPHP oleh perusahaan telah ditetapkan dan diawasi. Namun, dugaan penyimpangan masih perlu ditelusuri. Amran meminta pengawasan terhadap jajaran Kementerian Pertanian dan Bulog diperketat serta meminta kepolisian mengusut perkara tersebut secara menyeluruh dan tanpa pandang bulu, guna mengungkap pihak-pihak yang terbukti terlibat.












