Berkebun Jadi Langkah Nyata Wujudkan Swasembada Pangan Keluarga
Di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu, budaya menanam di lingkungan rumah dinilai semakin penting untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Dengan memiliki kebun sendiri, masyarakat tidak hanya dapat menghemat pengeluaran, tetapi juga memiliki sumber pangan yang dapat diandalkan ketika harga kebutuhan pokok melonjak atau terjadi gangguan pasokan di pasaran.
Menurut salah seorang pegiat urban farming, kemampuan menghasilkan pangan secara mandiri menjadi bekal penting bagi setiap rumah tangga. Ketika akses terhadap bahan pangan di pasar atau supermarket terganggu akibat krisis maupun keterbatasan stok, keluarga yang memiliki kebun sendiri akan lebih siap bertahan karena kebutuhan dasar seperti sayuran dan bumbu dapur dapat dipenuhi dari hasil tanamannya sendiri.
Selain memberikan rasa aman, kegiatan berkebun juga terbukti membantu menekan pengeluaran harian. Berbagai tanaman kebutuhan dapur seperti cabai, bawang merah, dan kucai dapat dipanen sendiri sehingga mengurangi ketergantungan pada harga pasar yang fluktuatif. Dana yang biasanya digunakan untuk membeli bumbu dan sayuran dapat dialihkan untuk kebutuhan lainnya. Karena itu, gerakan menanam di rumah dinilai perlu terus didorong agar semakin banyak keluarga mampu mewujudkan swasembada pangan secara mandiri.
