Ringkasan Tausiyah Maulid Nabi Muhammad SAW di LPD Al Bahjah Buyut

Ringkasan Tausiyah Abah Sayf Abu Hanifah :
Para habib, para dewan guru, para Masyayikh yang hadir menjadi penghibur hati yang gundah, mudah mudahan kita para jamaah, para pejuang di akui sebagai pencinta Nabi yang sesungguhnya.

Kalau pengen tau diantara ciri kekasih Allah, dialah yang Istiqomah hadir acara maulid, semoga semua jama’ah menjadi kekasih Allah.

Ada sebuah cerita, ketika Habib Munzir Al Musawa bermimpi Nabi, dalam mimpi tersebut Nabi mencari seseorang yang memasang umbul-umbul, pelajaran dari hal tersebut bahwa yang masang umbul-umbul saja dicari apalagi panitia yang lainnya, semoga di padang mahsyar kelak kita dicari oleh Nabi.

Ringkasan Tausiyah Habib Hasyim Al Hamid :
Di gaza ada beberapa sahabat nabi dan ketahuilah bahwa imam madzhab yaitu Imam Syafi’i dilahirkan di gaza, bahkan kiblat pertama umat Islam yaitu masjid Al Aqsha.

Ringkasan Tausiyah Habib Muhammad Bin Farid Al Mutohhar :
Semoga Allah menyatukan kita semua sehingga wibawa Islam di angkat dan semua yang menzalimi dihancurkan oleh Allah SWT.

Maulid Ad Diba’ itu luar biasa karena penyusunnya ahli sejarah dan ahli hadits, maka yang ada di dalam maulid tersebut tidak diragukan lagi.

Habib Hasan Bin Ahmad Al Athos mengatakan kalau yang dibaca maulid Diba’ maka Nabi hadir mulai dari awal hingga akhir, setiap kita membaca shalawat maka Nabi menjawab langsung salam tersebut.

Kalau sekian ribu orang bershalawat akan dibalas satu persatu, logikanya adalah bahwa matahari 1 dapat menjadikan pakaian kering dari sekian banyak orang yang sedang menjemur.

Nikmat yang jarang disyukuri adalah saat dijadikan umat Nabi yang Nabi Musa Pun Ingin jadi Umat Nabi.

Apa andil kita untuk perjuangan Nabi? Amalkan sunah nabi, yang seharusnya dilakukan oleh tangan kanan maka lakukan dengan tangan kanan, yang seharusnya dengan tangan kiri maka lakukan.
. Pake sendal mulai kaki kanan
. Lepas sandal mulai kaki kiri
. Pake pakaian mulai tangan kanan
. Lepas pakaian mulai tangan kiri
. Keluar rumah kaki kiri
. Masuk rumah kaki kanan

Ringkasan Tausiyah Buya Yahya :
Semoga benar kita mencintai Rasulullah SAW, tapi cinta perlu di uji agar kita tidak menjadi orang yang mengaku-ngaku, lidah tak bertulang begitu mudah mengucapkan cinta, cinta bukan di spanduk.

Allah mengangkat derajat Nabi Muhammad SAW, maka kita juga perlu mengagungkan Nabi, bisa di ucapkan di lisan, ditulis di spanduk I Love Rasulullah agar orang sadar bahwa kita harus mencintai Nabi.

Kita tengah di uji, disana umat Nabi Muhammad SAW di palestina, apakah hanya melihat dengan mata dan lisan saja, apa yang ada di hati kita melihat anak-anak meninggal di palestina sedangkan kita bisa tidur nyenyak, pagi makan enak, pastikan kita bersedih dan mendoakan.

Ketika umat Nabi sedih maka Nabi merasakan sedih.
Sudahkah kita membantu orang palestina?
Disaat membangun rumah sudahkah ingat anak palestina, disaat makan enak sudahkah ingat anak palestina.

Setiap saat orang palestina di takut takuti, tapi mereka tidak pernah takut, kalau bicara beruntung maka orang disana beruntung karena syurga di tawarkan oleh Allah.

Pastikan menyisihkan rizki untuk membantu orang palestina jangan mendengarkan orang yang meragukan bantuan kesana nyampe atau tidak nyampe.

Pastikan juga untuk menjaga iman dengan tidak ikut andil membantu musuh palestina dengan tidak membeli produk yang mendukung musuh, walaupun harganya terkadang lebih mahal, niatkan karena Allah.

Ekonomi umat Islam akan bangkit dengan menjual produk-produk yang dimiliki umat Islam, diantara yang mendengar nasehat ini dan masih menjual produk pendukung musuh Allah maka jangan sampai terus terjerumus, tapi harus berupaya untuk berhenti.

Jika memiliki anak yang bandel maka pedulilah untuk mengurusi anak orang lain, jangan sampai kita tidak peduli dengan pondok pesantren.

Kalau kita tidak bisa masuk pondok, hatinya tidak dipondok, paling tidak jangan menggangu orang menuntut ilmu.

Klik

× Ada yang dapat kami bantu?