Bupati Kuningan Buka Suara: LKPJ Dievaluasi, TPP ASN Dikaji, Halalbihalal Disiapkan

KUNINGAN — Bupati Kuningan akhirnya angkat bicara terkait tiga isu yang tengah menjadi perhatian publik, yakni Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, serta rencana Halalbihalal masyarakat. Usai apel pagi, Bupati menegaskan bahwa seluruh hal tersebut masih dalam proses dan belum mencapai keputusan final. Ia menekankan agar pembahasan LKPJ tidak sekadar menjadi agenda formalitas, melainkan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir, termasuk mengakui masih adanya program yang belum optimal di samping sejumlah capaian positif.

Terkait TPP ASN, Bupati memastikan kebijakan tersebut masih dalam tahap pengkajian oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa. Ia menegaskan pentingnya memperhitungkan kemampuan fiskal daerah serta tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjutnya, telah melakukan konsultasi dengan berbagai lembaga seperti BPKP, BPK, dan Kementerian Dalam Negeri, serta melibatkan pihak legislatif melalui pembahasan bersama Badan Anggaran. Ia pun meminta ASN dan masyarakat untuk bersabar menunggu hasil final.

Sementara itu, rencana Halalbihalal masyarakat Kabupaten Kuningan juga tengah dipersiapkan dengan konsep bernuansa religi dan kebersamaan guna menjaga situasi tetap kondusif pasca-Idulfitri. Sejumlah nama penyanyi religi seperti Sulis, Alwi, dan Opick sempat masuk dalam pembahasan, meski hingga kini belum ada keputusan final. Pernyataan Bupati ini memberikan gambaran bahwa ketiga isu tersebut masih berjalan dinamis, namun masyarakat kini menantikan langkah konkret berupa keputusan yang jelas, terukur, dan dapat segera dirasakan manfaatnya.

Klik