Kisah Awal Berdiri Agro Wisata Pakuwon Desa Pajambon

Kepala Desa Pajambon, Ibu Sriningsih, menjelaskan perkembangan Argo Wisata Pakuwon yang merupakan aset desa dan mulai dibangun sejak tahun 2023. Pada tahap awal telah dibangun gazebo dan toilet, disusul tahun 2024 dengan penambahan gazebo, saluran air, kolam kecil, serta gazebo kecil. Tahun 2025 ditargetkan pembangunan kolam renang dan gazebo bawah sebagai fasilitas tambahan.

Pendirian Agro Wisata Pakuwon berawal dari banyaknya anak-anak yang bermain dan mandi di irigasi. Desa yang telah ditetapkan sebagai desa wisata ini sebelumnya belum memiliki objek wisata sendiri, selain kawasan Cilengkrang yang merupakan milik TNGC. Seiring waktu, lokasi ini semakin diminati pengunjung.

Selain menikmati suasana wisata, pengunjung dapat memetik jambu langsung, membeli sayuran saat petani panen, hingga mencicipi kopi arabika dan robusta, sehingga turut meningkatkan ekonomi masyarakat. Agro Wisata Pakuwon semakin dikenal, terutama setelah Desa Pajambon masuk 15 besar nasional dalam program Desa Brilian pada November 2024 dan memperoleh hadiah pembangunan fasilitas seperti sekretariat dan gazebo.

Harga tiket masuk ditetapkan Rp5.000 pada hari biasa dan Rp7.000 saat akhir pekan, dengan pengelolaan oleh 13 orang. Saat ini kendala utama adalah ketersediaan lahan parkir motor dan mobil. Pengunjung datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Cirebon, dan Indramayu.

Ibu Sriningsih berharap ke depan Agro Wisata Pakuwon dapat diperluas, sekaligus menjadi sarana mewujudkan visi-misi desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Klik