Pondok Pesantren Nurul Hayah: Dari Pesan Guru Mulia hingga Menjadi Pusat Pendidikan Komprehensif
Pondok Pesantren Nurul Hayah yang diasuh oleh KH. Jafar Athayyarr berdiri di Desa Bulakelor, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes. Berdirinya pesantren ini tidak lepas dari peranan dan nasihat guru mulia, Habib Abdullah bin Muhammad Baharun, Rektor Universitas Al-Ahgaff Yaman, yang berpesan agar para santri senantiasa bermanfaat bagi umat Nabi Muhammad SAW.
KH. Jafar mulai merintis pembangunan Pondok Pesantren Nurul Hayah pada tahun 2018, dan pada tahun 2019 pesantren ini mulai aktif menerima santri dari berbagai daerah. Dengan semangat dakwah dan pendidikan, pondok ini terus berkembang secara signifikan dari tahun ke tahun.
Kini, Nurul Hayah telah menyediakan berbagai jenjang pendidikan formal, di antaranya SDIT, SMP, SMA, SMK, MTs, dan MA yang sudah aktif sepenuhnya pada tahun 2025. Tidak hanya itu, tersedia pula program pendidikan nonformal, seperti Tafaqquh Fiddin (pendalaman ilmu agama) dan Tahfidzul Qur’an (penghafalan Al-Qur’an) yang menjadi bagian inti dari kegiatan santri sehari-hari.
Pondok Pesantren Nurul Hayah menjadi bukti nyata bagaimana nilai-nilai wasiat para ulama besar terus hidup dan berkembang, memberikan manfaat nyata bagi umat dan generasi mendatang.
