Masyarakat Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, dibuat heboh oleh kemunculan seekor macan tutul yang masuk ke bekas gedung Balai Desa. Hewan berstatus dilindungi itu terlihat oleh pekerja bangunan yang tengah mengambil perkakas, sehingga membuat panik warga sekitar yang khawatir akan keselamatan mereka.
Petugas Damkar, BPBD, bersama aparat kepolisian dan TNI segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan. Karena keterbatasan peralatan, evakuasi baru bisa dilakukan setelah tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat tiba dari Bandung membawa kandang dan obat bius. Macan tutul berjenis kelamin jantan berusia sekitar tiga tahun itu akhirnya berhasil diamankan.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, turut hadir di lokasi dan memastikan kondisi macan tutul dalam keadaan aman. Hewan tersebut rencananya akan direhabilitasi di lembaga konservasi mitra BKSDA sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya. Peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah sekaligus pengingat pentingnya menjaga kelestarian hutan agar satwa liar tidak masuk ke permukiman.













