Kepala Desa Windusari Dukung Panen Perdana Jagung, Targetkan Program Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Kepala Desa Windusari, Kodiman, S.E., menyatakan dukungan penuh terhadap langkah BUMDes Karya Ganda yang mengelola panen perdana jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan strategi Pemerintah Desa dalam memanfaatkan dana ketahanan pangan agar hasilnya dapat dirasakan masyarakat.
“Untuk 2025 kita siasati dengan tanaman jagung yang langsung bisa menghasilkan, sementara tanaman lain seperti buah naga baru bisa panen dalam dua tahun ke depan. Jadi konsepnya berkelanjutan, tahun ini ada jagung, ke depan ada buah naga,” jelasnya. Ia menambahkan, setelah panen jagung di tahun 2025 selesai, lahan akan difokuskan untuk pemeliharaan buah naga. Sementara itu, pada 2026 Pemerintah Desa telah menyiapkan lahan baru seluas 1 hektare untuk ditanami jagung, sehingga total lahan yang dikelola BUMDes bisa mencapai 2 hektare atau bahkan lebih.
Selain mendukung ketahanan pangan, program ini juga memberikan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat sekitar. “Program ini menyerap tenaga kerja petani, sekaligus menjadi edukasi agar masyarakat termotivasi mengikuti langkah BUMDes. Kalau memang berhasil, kenapa tidak dicontoh oleh warga lain,” ungkap Kodiman.
