MSR Bersama Ust. Muhammad Sholeh | Ciborelang, Bakom, Darma
Ringkasan Tausiyah :
Alhamdulillah kita masih diberikan nikmat yang begitu besar yaitu nikmat iman.
Ujian dari Allah itu ibarat seorang yang diberikan emas berkilo-kilo, berat memang jika dipikul, namun ketika ia sadar bahwa itu adalah emas maka ia akan bahagia memikulnya.
Banyak orang yang ingin bahagia namun tidak mendapatkannya karena salah jalan. Ada yang mengira bahwa dengan harta, dengan paras, dengan jabatan akan bahagia padahal itu bukan jaminan, jika ingin bahagia maka dengan taat kepada Allah dan rasul-nya, sebaliknya jika tidak taat kepada Allah tidak bahagia.
Ada orang yang sudah taat kok tidak bahagia, pasti ada yang salah dalam ketaatannya, ketaatan itu harus secara lahir dan batin.
Dalam bacaan iftitah ketika shalat ada kalimat yang artinya ”sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, matiku hanya untuk Allah Swt” yakini bahwa hidup mati kita punya Allah Swt sehingga akan tenang.
Pasrahkan hidup kita kepada Allah Swt, apapun yang sudah terjadi, yang terjadi dan yang akan terjadi itu sudah ditentukan oleh Allah Swt, tugas kita adalah do’a dan usaha secara maksimal.
Husnudzan kepada Allah Swt merupakan amalan yang luar biasa, sedikit amalan hati lebih baik daripada amal dzahir yang banyak, Perhatikan urusan hati & dzahir agar taat dan pasrah kepada Allah Swt.








