Bulan Shafar Bukan Bulan Sial, Tapi Waktu untuk Berbuat Baik
MSR Bersama Ust. Ahmad Fauzan, Lc | Kediaman Pak Udin Karangmangu
Ringankan Tausiyah :
Sekarang kita berada di bulan shafar, banyak orang yang menganggap bulan shafar adalah bulan sial, ketahuilah bahwa tidak ada musibah apapun dimuka bumi kecuali semuanya telah ditentukan oleh Allah Swt, jadi jangan anggap bulan shafar ini adalah bulan sial.
Semua bulan, hari sama saja kecuali hari atau bulan yang sudah ada keterangannya bahwa bulan tersebut atau hari tersebut mulia, misalnya bulan ramadhan, hari arafah dan lainnya itu ada keterangannya.
Tidak ada penyakit yang menular, karena kalau menular orang yang pertama kali sakitnya darimana? Adapun jika kita terkena sakit karena telah dekat dengan orang sakit tertentu maka itu karena ada sebabnya, misal daya tahan tubuhnya lemah.
Kita juga jangan percaya mitos, misalnya ada gelas jatuh kemudian berprasangka ada anggota keluarganya yang kena musibah. Ada suara burung hantu kemudian mengira akan ada yang meninggal. Dalam hadits qudsi disebutkan bahwa : Allah sesuai dengan prasangka hambanya.
Setiap masa, jika seorang mukmin menyibukan dengan ketaatan kepada Allah Swt maka itu adalah waktu yang diberkahi, begitu sebaliknya.
Mari isi bulan shafar ini dengan berbagai macam kebaikan, misalnya dengan menebarkan salam, memberikan makanan sesuai kemampuan, silaturahmi, shalat malam dan lainnya. Semoga bulan shafar ini penuh dengan keberuntungan, Aamiin








