Majelis Shalawat RadioQu Bersama Ust. Ahmad Dimyati, Lc., MA. | Ciawigebang
Ringkasan Tausiyah :
Alhamdulillah malam ini kita berkumpul di tempat yang mulia, acara mulia, mudah mudahan mendapatkan kemuliaan.
Masing-masing hamba Allah sudah diberikan bekal untuk menggapai kemuliaan, ada yang dengan ilmunya, hartanya, kekuasaannya, itulah rahmat dari Allah SWT.
Ada 4 prinsip Imam Hasan Basri agar terjaga dari tipu daya dunia :
- Menanamkan dalam hati bahwa rizki sudah di jamin oleh Allah, tidak akan di ambil oleh orang lain.
. Kalam Syaikh Mutawalli As Sya’rawi : jika engkau tidak tau alamat rizkimu, maka ketahuilah rizkimu tau alamatmu - Tanamkan dalam hati bahwa amalan dalam diri tidak akan bisa diwakili oleh orang lain, maka dari itu aku sibukan untuk beramal
- Allah selalu melihatku, sehingga aku malu ketika melakukan maksiat
. Dimanapun kita berada, walaupun sembunyi, Allah melihat
. Seorang santri kalau takut melanggar karena pengurus, saat pengurus lalai akan melanggar, begitupun seorang anak kalau takut melanggar orang tua tapi jika selalu merasa dilihat Allah akan selalu taat
. Ada malaikat Rokib atid yang mencatat setiap perbuatan - Tanamkan keyakinan bahwa kematian selalu menanti dimanapun, oleh karena itu aku menyiapkan setiap saat
. Tidak ada alat yang bisa mendeteksi datangnya kematian, maka jangan sampai menunda untuk berbuat baik
. Kematian tidak mengenal orang sakit atau sehat, tidak mengenal umur tua atau muda
Diantara pesan nabi agar terjaga dari fitnah di dunia ini yaitu menjaga lisan
. Menahan dari maksiat lisan dan kemaluan
. Jauhi dari menggunjing, mencela, berbohong, mengadu domba, berkata kotor
. Tidaklah seseorang terjerumus terhadap jurang neraka, diantaranya karena lisan
. Orang terluka karena lisan lebih parah dibandingkan karena pedang
. Menjaga dari perkataan yang tidak bermanfaat, karena menggunjing itu tidak tiba-tiba melainkan ada muqodimahnya
. Berkata baik atau diam









