Seputar Do’a Yang Perlu Kita Ketahui
Do’a adalah bentuk permohonan hamba kepada Allah Swt. Setiap do’a yang kita panjatkan asalkan memenuhi syarat pengkabulan do’a maka pasti akan dikabulkan oleh Allah Swt.
Contoh syarat pengkabulan do’a yaitu mengkonsumsi makanan, minuman dan menggunakan pakaian yang halal.
Bentuk pengkabulan do’a itu ada 3
- Akan dikabulkan sesuai dengan isi do’a kita
- Dikabulkan dengan bentuk yang lain, misalnya minta materi dikasih kesehatan
- Dikabulkan di akhirat, dijadikan pahala besar kelak di akhirat
Dalam berdo’a, sebetulnya kalaupun kita tidak minta kepada Allah Swt, sungguh Allah maha tau isi hati kita, namun dengan adanya do’a menunjukkan rasa butuh kita kepada Allah Swt, sebagaimana tujuan do’a itu ada 5 yaitu :
- Menghambakan diri kepada Allah Swt
- Beradab kepada Allah Swt, karena kit hidup dibuminya Allah maka segala sesuatu minta kepada Allah Swt sebagai bentuk adab
- Melaksanakan perintah Allah
- Mengikuti Nabi Muhammad Saw
- Menampakan rasa butuh kepada Allah Swt
Sebetulnya dalam penilaian Allah Swt, do’a tidak akan merubah takdir karena do’a adalah bagian dari takdir. Umumnya orang yang bedo’a A misalnya, maka akan mendapatkan A.
Namun dalam pandangan manusia, seolah do’a itu merubah takdir, yang jelas kita harus tetap berdo’a karena itu merupakan ibadah yang pahalanya besar.
Hal lain yang perlu disadari ketika berdo’a adalah hadirnya hati, artinya kita harus menyadari apa yang kita pinta, jangan sampai saat berdo’a hati kemana lisan kemana.
Diantara cara agar doa mudah dikabulkan maka doakan orang lain, termasuk minta do’a kepada orang tua atau orang soleh.
Adapun beberapa adab dan cara agar do’a mudah di ijabah yaitu :
. Dalam keadaan suci/berwudhu
. Menghadap kiblat
. Ditempat mulia seperti masjid, depan ka’bah, di majelis dan lainnya
. Diwaktu yang istimewa misalnya setelah shalat, di bulan ramadhan, sepertiga malam, saat khatib duduk diantara dua khutbah dan lainnya

