Barang Bekas Bernilai: Bapak Jaja, Warga Rajadanu yang Sukses Olah Rongsok Jadi Usaha Berdaya Guna
Barang bekas atau rongsokan seringkali dianggap tidak bernilai dan hanya memenuhi tempat. Namun, berbeda halnya bagi sebagian orang yang mampu melihat peluang di balik tumpukan barang tak terpakai tersebut. Salah satunya adalah Bapak Jaja, warga Rajadanu, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan.
Bapak Jaja telah membuktikan bahwa barang bekas bisa menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Sejak tahun 2011, ia merintis usaha daur ulang barang bekas secara mandiri, dan kini telah menjadi salah satu mitra aktif dalam Program Ibabe yang digagas RadioQu Kuningan. Program ini telah berjalan lebih dari tiga tahun dan menjadi wadah pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan dan ekonomi kreatif.
Menurut Bapak Jaja, usaha di bidang barang bekas relatif minim risiko. “Usaha ini tidak mengalami penyusutan timbangan seperti usaha lain, dan fluktuasi harga pun tidak terlalu ekstrem,” ujarnya. Ia menambahkan, konsistensi dan keuletan menjadi kunci dalam menjalankan usaha ini.
Langkah Bapak Jaja menjadi inspirasi tersendiri bagi masyarakat sekitar, bahwa dengan kreativitas dan kemauan, barang yang dianggap sampah pun bisa disulap menjadi sumber rezeki yang halal dan berkelanjutan.
