Inovasi Pertanian: Warga Bisa Bikin Bakteri Pembenah Tanah Sendiri

Kondisi tanah pertanian yang kian rusak akibat penggunaan pupuk kimia berlebihan menjadi perhatian serius. Namun, sebuah solusi sederhana dan organik kini hadir: membuat bakteri pembenah tanah sendiri. Inovasi ini memungkinkan petani atau bahkan pegiat kebun rumah mengembalikan kesuburan tanah secara mandiri.

Tanah yang sehat sejatinya kaya akan mikrobakteri baik yang bertugas menggemburkan dan menyuburkan. Ketika keseimbangan ini terganggu, tanah menjadi tidak produktif. Pembenah tanah organik berperan vital mengembalikan populasi bakteri ini. Sehingga dalam pembuatan bakteri pembenah tanah ini cukup mudah, hanya memerlukan humus bambu dan air. Humus bambu dipilih karena kandungan mikroorganisme alaminya yang tinggi.

“Cukup campurkan humus bambu dengan air, lalu fermentasi selama dua minggu dalam wadah tertutup,” jelas seorang pegiat pertanian organik.

Setelah fermentasi, larutan pembenah tanah siap digunakan baik dikocor atau disemprotkan langsung ke tanah. Namun, larutan ini perlu diencerkan terlebih dahulu dengan perbandingan 1:10 (satu bagian pembenah tanah untuk sepuluh bagian air)

Dengan metode ini, diharapkan petani dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan secara berkelanjutan meningkatkan kualitas serta produktivitas lahan pertanian.

Klik