Jamu Kuteja, Ramuan Tradisional Pencegah Penyakit Ternak di Musim Pancaroba

Memasuki musim pancaroba, saat pergantian cuaca dari hujan ke panas atau sebaliknya, para peternak perlu meningkatkan kewaspadaan. Perubahan cuaca ekstrem kerap membuat ternak rentan terserang penyakit, sehingga dibutuhkan upaya pencegahan yang efektif. Salah satu cara yang kembali diminati adalah penggunaan jamu tradisional berbahan alami seperti kunyit, jahe, dan temulawak. Masing-masing bahan ini diolah secara terpisah, kemudian difermentasi bersama gula merah dan air kelapa dengan komposisi 200 gram bahan, 1 liter air kelapa, dan 2 sendok makan gula merah, lalu disimpan selama 14 hari hingga siap digunakan.

Ramuan alami ini kini dikenal dengan nama Jamu Kuteja, hasil pengembangan Bapak Bayu BSM. Khasiatnya dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh ternak dan mencegah serangan penyakit, terutama di musim pancaroba. Selain murah dan aman, Jamu Kuteja juga menjadi wujud pelestarian kearifan lokal yang ramah lingkungan, sekaligus membantu peternak menjaga produktivitas ternaknya di tengah tantangan perubahan musim.

Klik