Jualan Siomay Dekat Masjid, Agar Memudahkan Shalat Berjama’ah
din Samsudin asal Garawangi, ia berprofesi sebagai penjual siomay dan batagor di perempatan purwasari dari jam 09.00 sampai jam 03 kemudian lanjut jualan deket Ponpes Al Madani.
Ia berjualan sudah 4 tahun, awal mula berjualan yaitu saat mendapatkan resep dari saudaranya di tangerang kemudian di pelajari hingga 6 bulan baru memberanikan diri untuk berjualan.
Diketahui bahwa sebelumnya ia berprofesi sebagai pekerja serabutan. Adapun diantara motivasi ia jualan dekat masjid Purwasari karena memudahkan ia untuk melaksanakan shalat berjamaah. Ia memberikan pesan kepada anak muda agar jangan bermalas malasan terlebih dalam menjalankan shalat 5 waktu
