Kaum Muslimin Dianjurkan Puasa dan Hadirkan Ta’rif Arafah bagi yang Tidak Berhaji
Puncak rangkaian ibadah haji adalah pelaksanaan wukuf di Padang Arafah, sebuah momen krusial yang ditegaskan dalam ungkapan “haji adalah Arafah.” Namun, bagi kaum muslimin yang tidak berkesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini, dianjurkan untuk mengisi hari istimewa tersebut dengan berpuasa dan menghadirkan acara serupa seperti Ta’rif Arafah atau Tasyabuh Arafah.
Praktik Ta’rif atau Tasyabuh Arafah ini bukanlah hal baru dalam sejarah Islam. Dikisahkan, sahabat Nabi Muhammad SAW, Abdullah bin Umar, pernah melakukannya ketika beliau tidak berangkat haji dan sedang berada di Kota Bashrah. Beliau mengadakan serangkaian acara yang menyerupai wukuf di Arafah untuk merasakan semangat dan keberkahan hari tersebut.
Ust. Ahmad Fauzan, Pengasuh Pondok Pesantren Al Kautsar, menuturkan bahwa di pondoknya sendiri juga akan dilaksanakan Ta’rif atau Tasyabuh Arafah. “Di pondok kami, acara Ta’rif atau Tasyabuh Arafah akan dilaksanakan pada Kamis sore, 5 Juni ini,” ujar Ustaz Ahmad Fauzan.
Acara ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi umat Muslim yang tidak berhaji untuk tetap merasakan atmosfer spiritual dan keberkahan Hari Arafah, serta memperbanyak ibadah dan doa di hari yang mulia tersebut.
