Minim, Kelompok Ternak Ayam Kampung di Kabupaten Kuningan

Keberadaan kelompok ternak yang fokus pada budidaya ayam kampung di Kabupaten Kuningan masih tergolong minim. Sebagian besar kelompok ternak lebih banyak bergerak di bidang ayam petelur dan ayam pedaging.

Pada tahun 2025, tercatat hanya empat kelompok ternak ayam kampung yang menerima bantuan subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat. Hal ini diungkapkan oleh drh. Ropiq dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan. Ia membenarkan bahwa pihaknya kerap kesulitan menemukan kelompok budidaya ayam kampung yang berhasil dan dapat dijadikan sebagai model percontohan.

Menurut drh. Ropiq, salah satu kendala utama dalam budidaya ayam kampung adalah pada aspek pakan. “Kami menemukan ada kelompok penerima bantuan ayam kampung yang hanya mampu bertahan selama dua hingga tiga bulan. Penyebab utamanya adalah ketergantungan pada pakan pabrikan yang tidak berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap pada tahun mendatang akan muncul kelompok ternak ayam kampung yang mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan, sehingga dapat dijadikan sebagai pilot model budidaya ayam kampung di Kabupaten Kuningan.

Klik