Pembangunan Jembatan Kirana Maleber Wujud Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Kuningan, Teddy Sukmajayadi, ST., M.Si menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Kirana yang berlokasi di Desa galaherang, Kecamatan Maleber, merupakan salah satu wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya untuk menunjang akses ke kawasan pertanian dan pemukiman.

“Pembangunan jembatan ini tidak hanya menjadi simbol infrastruktur, tetapi juga cerminan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dukungan warga sekitar sangat luar biasa, terutama dalam hal swadaya mengangkut material seperti batu dan pasir,” ujar Teddy saat meninjau progres pekerjaan di lapangan.

Jembatan Kirana memiliki panjang 114 meter dan lebar 1,2 meter, membentang di atas Sungai Cisanggarung. Proyek ini ditargetkan selesai pada 20 Agustus 2025 dan direncanakan untuk diresmikan pada 22 Agustus 2025.

Menurut Teddy, percepatan pembangunan ini dimungkinkan karena adanya gotong royong dari masyarakat serta pengawalan teknis yang ketat dari tim DPUTR. Ia berharap jembatan ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Klik