Ustadz Ihsan, Pengurus Asrama SMPIQu Al-Bahjah Kuningan: Menebar Manfaat Lewat Pendidikan Santri

Ustadz Ihsan, pengurus asrama sekaligus guru Qur’an dan Bahasa Arab di SMPIQu Al-Bahjah Kuningan, telah berkhidmat hampir tiga tahun di lembaga pendidikan yang berlokasi di Desa Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Pria asal Desa Kertaungaran, Kecamatan Sindangagung ini sebelumnya menimba ilmu di Pondok Pesantren Langitan, Jawa Timur, sebelum akhirnya menerima amanah untuk mengabdi di Al-Bahjah.

Baginya, menjadi pengajar dan pengurus santri merupakan bentuk pengabdian sekaligus penyebaran ilmu dari para guru terdahulu. Ia menilai, mendalami ilmu agama sangat penting sebagai pondasi hidup agar seseorang tidak mudah terombang-ambing oleh perubahan zaman. “Dengan dasar agama yang kuat, kita bisa mengikuti perkembangan zaman, namun tetap dalam koridor syariat,” ujarnya.

Ustadz Ihsan juga berpesan kepada para orang tua agar sejak dini mengenalkan anak-anaknya dengan lingkungan pesantren. Hal itu dapat dilakukan dengan membiasakan anak berinteraksi langsung dengan pondok, misalnya mengantarkan makanan atau hasil bumi. Cara sederhana tersebut, menurutnya, akan menumbuhkan rasa cinta dan semangat anak untuk menuntut ilmu agama yang tumbuh secara alami dari hati mereka.

Klik